Peran Swiss-Belanda dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia telah menjadi sorotan dalam beberapa tahun terakhir. Kedua negara tersebut telah menjalin kerjasama yang erat dalam upaya untuk meningkatkan kualitas infrastruktur di Indonesia.
Menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, “Kerjasama antara Swiss dan Belanda telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. Mereka membawa teknologi dan keahlian yang sangat dibutuhkan dalam proyek-proyek infrastruktur kita.”
Salah satu proyek terkenal yang melibatkan Swiss-Belanda adalah pembangunan jembatan Suramadu di Surabaya. Jembatan ini merupakan salah satu jembatan terpanjang di Indonesia dan menjadi simbol kerjasama antara kedua negara tersebut dalam pembangunan infrastruktur.
Menurut Direktur Eksekutif Kamar Dagang dan Industri Swiss di Indonesia, Peter F. Lenggenhager, “Kerjasama antara Swiss-Belanda dan Indonesia dalam pembangunan infrastruktur adalah win-win solution. Kami dapat membantu Indonesia dalam membangun infrastruktur yang berkualitas sementara kami juga mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan bisnis kami di Indonesia.”
Namun, meskipun peran Swiss-Belanda dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia sangat penting, masih banyak yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur di tanah air. Menurut Bank Dunia, Indonesia masih memiliki kesenjangan infrastruktur yang besar dibandingkan dengan negara-negara maju.
Untuk itu, kerjasama antara Indonesia, Swiss, dan Belanda perlu terus ditingkatkan dan diperluas ke berbagai sektor infrastruktur lainnya. Dengan demikian, Indonesia dapat terus maju dan berkembang dalam bidang infrastruktur yang menjadi tulang punggung pembangunan negara.